Selain memilih jenis olahraga untuk program hamil yang tepat, menjalaninya tidak boleh sembarangan. Harus berhati-hati dan menyesuaikan dengan kondisi masing-masing pasangan. Selain bisa berkonsultasi kepada dokter ahli calon orang tua juga bisa mencari informasi dari berbagai media online.

Tips Olahraga untuk Program Hamil

Perhatikan beberapa hal berikut ini ketika calon orang tua yang akan melakukan olahraga untuk program hamil.

  1. Lakukan olahraga dalam kegiatan sehari-hari

Memulai olahraga tidaklah mudah jika belum terbiasa. Lakukan olahraga yang bisa meningkatkan detak jantung dengan menerapkan dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya saja berjalan ke pasar, berkebun, menari, atau kegiatan lainnya.

  1. Menyesuaikan frekuensi dengan berat badan

Memiliki berat badan yang tidak ideal juga menjadi penyebab sulit untuk hamil. Melakukan olahraga dengan frekuensi tepat akan meningkatkan kesuburan. Berat badan yang ideal juga akan menunjang kesuburan calon ibu.

  1. Pilih olahraga yang tepat

Melakukan olahraga untuk program hamil harus mampu menjaga tubuh tetap sehat bukan untuk memiliki tubuh langsing saja. Bisa dengan memilih aktivitas fisik yang sedang seperti jalan cepat. Jangan memilih olahraga ekstrem yang akan berakibat buruk untuk kesuburan.

  1. Berolahraga bersama pasangan

Saat menjalankan promil olahraga bagi perempuan akan membantu meningkatkan kesuburan. Sedangkan bagi laki-laki bisa membantu meningkatkan kualitas sperma. Lakukan jenis olahraga yang bisa membuat bahagia dan mengurangi stres.

Pendukung Olahraga untuk Program Hamil

Selain melakukan olahraga yang rutin, calon ayah dan ibu bisa menerapkan beberapa hal berikut yang akan mendukung promil.

  1. Mencatat siklus menstruasi

Ada perempuan yang mengalami menstruasi teratur setiap bulan namun ada pula yang memiliki siklus tidak teratur. Dengan mencatat kalender siklus menstruasi maka akan mengetahui kapan ovulasi berlangsung. Dengan demikian proses pembuahan bisa dilakukan dalam waktu yang tepat.

  1. Menjaga berat badan

Kelebihan berat badan maupun terlalu rendah berat badan akan membuat kehamilan lebih susah terjadi. Lemak yang terlalu banyak dalam tubuh akan mengganggu ovulasi. Sedangkan jika berat badan terlalu rendah akan mengganggu siklus menstruasi bahkan dapat menghentikan ovulasi.

  1. Mengonsumsi makanan yang sehat

Dengan mengonsumsi makanan yang sehat maka nutrisi untuk mendukung program hamil akan terpenuhi. Konsumsi makanan yang mengandung kalsium, protein, dan zat besi. Selain itu konsumsi asam folat yang dapat mencegah cacat otak dan cacat tulang belakang pada bayi.

  1. Menerapkan gaya hidup yang sehat

Gaya hidup sehat tidak hanya dengan memenuhi nutrisi bagi tubuh dan melakukan olahraga untuk program hamil secara teratur. Tidak mengonsumsi minuman beralkohol, tidak merokok, serta hindari terkena paparan zat beracun. Selain itu menjaga kondisi mental juga penting agar tidak mudah stres.

Dengan pola hidup yang tepat, olahraga teratur, dan perencanaan serta konsultasi pada ahlinya maka menjalani promil akan lebih mudah. Kerja sama yang baik dari pasangan juga akan menimbulkan suasana baik selama menjalani olahraga untuk program hamil.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *